Nrimo Ing Pandum

Posted: 30 Oktober 2010 in urek-urek ku
Tag:, ,

Nrimo ing pandum, adalah salah satu filsafat jawa yang memiliki filosofi sangat dalam. Oleh sebab itu,tidak bijaksana apabila filosofi ini hanya diartikan dari 3 deret kata tersebut, bahwa orang harus menerima segala yang diperoleh, tanpa perlawanan dan tanpa usaha untuk berubah.

Nrimo ing pandum sesungguhnya adalah sebuah manajemen internal pribadi Jawa, yang dengan sadar melihat bahwa : dalam hidup ini tidak selalu  kenyataan yang kita terima,  sama dengan yang kita harapkan. Selalu ada hal-hal yang tidak kita sukai, yang tidak kita inginkan,  yang nantinya ternyata adalah bagian dari pembelajaran dan pembekalan tentang kehidupan.

Kedalaman filosofi Jawa yang sederhana ini, terletak pada sebuah kesadaran bahwa ” Apa yang ada, bahkan yang paling bertolak belakang dengan kondisi ideal yang kita inginkan adalah bagian dari kehendak Sang Maha Hidup, Allah SWT”.

Allah menghendaki dunia ini sebagai tempat bertemunya dua hal yang sering kita maknai menyenangkan dan tidak menyenangkan, seperti halnya siang – malam, terang-gelap, sedih-bahagia, dll.

Filosofi Jawa sangat menyadari bahwa “Wong Urip Sakdremo nglampahi” (orang hidup hanya sekedar menjalani) dengan segala daya, upaya dan modal hidup yang sangat istimewa,yaitu akal dan hati.
Dengan akal, kita berhak dan wajib mengupayakan dan merubah segala sesuatu yang menurut akal kita tidak menyenangkan,tidak kita harapkan menjadi sebaliknya. Walaupun sebenarnya  semua itu  adalah hasil  pemikiran dari diri kita sendiri

Apakah tidak berlebihan, dengan akal yang sedemikian terbatas,  kita harus mampu menghadapi kesulitan dan masalah?. Memang berat, tetapi….. tidakkah dengan hati yang iklas justru akan menjadi lebih tegar  saat menghadapi segala kesulitan ?.

Filosofi Jawa sesungguhnya menyadarkan kita  bahwa apabila ada satu kesusahan, kesulitan atau masalah berhasil kita lalui,  adalah  bagian yang memang harus kita rasakan demi mendewasakan dan memperkaya khasanah batin kita, hingga membuahkan rasa syukur yang tulus…

Sumber :

  • mahesapandu.wordpress.com
  • hardiaputra.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s